<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016</id><updated>2011-04-22T10:43:47.531+08:00</updated><title type='text'>insomnia!</title><subtitle type='html'>&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-7401725561834642565</id><published>2008-03-22T20:04:00.000+08:00</published><updated>2008-03-22T20:06:39.421+08:00</updated><title type='text'>Kang Andy pindah dari sini!</title><content type='html'>Kang Andy nggak ngeblog di sini lagi. Kalau mau ngikutin postingannya si Gue, bisa diliat di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://kangandy.blogetery.com"&gt;a darker side&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-7401725561834642565?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kangandy.blogetery.com' title='Kang Andy pindah dari sini!'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/7401725561834642565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=7401725561834642565&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/7401725561834642565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/7401725561834642565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2008/03/kang-andy-pindah-dari-sini.html' title='Kang Andy pindah dari sini!'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113951047564723097</id><published>2006-02-10T02:41:00.000+08:00</published><updated>2006-02-10T03:14:52.050+08:00</updated><title type='text'>Uban</title><content type='html'>Ah, umur nambah satu lagi, berarti waktu berkurang satu lagi. Eh, koq uban si gue mulai rada-rada banyak ya? Geus kolot geningan euy.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113951047564723097?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113951047564723097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113951047564723097&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113951047564723097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113951047564723097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2006/02/uban.html' title='Uban'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113943727258327766</id><published>2006-02-09T06:21:00.000+08:00</published><updated>2006-02-09T06:38:22.580+08:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari kasus karikatur Nabi Muhammad SAW</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;font color="#808080" size="small"&gt;Siapa yang nggak ngeh sama issue paling heboh bulan ini? Iya, persoalan seputar pemuatan karikatur yang dianggap oleh kaum muslimin sebagai penistaan, penghinaan terhadap junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Reaksi keras terjadi dimana-mana, termasuk di negara kita. Dari sekedar kecaman, ungkapan protes, protes diplomatik sampai yang lebih ekstrem: perusakan dan penghancuran kantor-kantor diplomatik Denmark, negara asal surat kabar Jylland-Posten yang mempublikasikan karikatur-karikatur itu. Sebenernya udah sejak beberapa hari lalu si gue pengen mosting ini, tapi baru sekarang kesampean. Semoga jadi bahan renungan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi, si gue ngerasa protes-protes itu memang beralasan. (Karikatur) itu memang bertendensi menghina dan provokatif bangeds. Setelah berusaha browsing sana-sini, si gue akhirnya berhasil ngedapetin semua karikatur-karikatur itu (untuk alasan tertentu, website dimana si gue ngedownload ga akan disebutin, gambarnya juga gak akan diposting di sini). Saudara-saudara seiman (terutama bagi yang belum pernah liat langsung gambar itu), percayalah, karikatur-karikatur itu benar-benar menghina! Sekali ngeliat aja darah si gue berdesir, kepala berdenyut-denyut, emosi langsung naek ke ubun-ubun. Bajingan! Bangsat! Kafir keparat! Itu reaksi pertama si gue, seorang muslimin yang tergolong sebagai muslimin yang "biasa-biasa" aja. Gak kebayang gimana reaksi kaum fanatik, atau kaum ekstrimis, pasti lebih edun dari yang si gue rasain. Itu makanya di sebagian tempat reaksi itu begitu keras, sampai-sampai ada upaya "melegalisir" darah si pembuat sebagai ganjarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi itu begitu kuatnya saudara seiman, ingin rasanya mengutuk n kalo tiba-tiba si pembuatnya nongol di depan si gue pasti langsung tak gebugin sampe klenger. Reaksi itu baru sirna ketika hati si gue mengucap satu kata: "&lt;b&gt;&lt;font color="#800000"&gt;astagfirullah&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;". Ajaib, si gue jadi lebih tenang (jadi pingin tau, mereka yang ngerusak n bakar-bakaran itu pada inget satu kata ajaib itu gak ya?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si gue ngambil air wudhu, insting aja, soalnya si gue ngerasa sang grand master of darkness (baca: syaiton himself) barusan nyaris nongkrong ongkang-ongkang di dalem qolbu. Semaleman sampe pagi si gue browsing, ampir semua media, si gue berusaha untuk berimbang, ngebaca release dari media yang bisa dianggap ngewakilin umat muslim n media yang bisa dianggap ngewakilin blok barat. Kesimpulan si gue: Media yang ngewakilin umat muslimin umumnya mengecam (sangat) keras, sementara media barat berusaha "membela" dengan dalih kebebasan berekspresi. Ini ampir seragam di semua media. Pagi itu si gue tidur dengan kepala pusing. Selain ngantuk (da kurang tidur wae) juga otak terus-terusan mikir, apa sebenernya di balik semua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, kita sama-sama jadi saksi, aksi protes (termasuk perusakan) terjadi di mayoritas negara-negara yang penduduknya kebanyakan muslim. Di lain pihak, kita juga ngeliat bahwa pihak blok barat (yang awalnya berkeras mempertahankan pendiriannya) akhirnya melunak, bahkan perdana menteri Denmark dan si pemred Jylland-Posten secara terbuka menyatakan permohonan maaf. Eh, tapi koq aksi protes n perusakan gak brenti ya? Malah ekskalasinya makin luas. Ini yang jadi salah satu alesan si gue mosting di sini (mudah-mudahan ada segelintir sodara seiman yang baca).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hidup di dunia yang plural. Gak semua manusia itu muslimin. Artinya, gak semua manusia paham akan ajaran Islam. Jangankan yang non-muslim, lha yang ngakunya muslim aja juga belum tentu paham koq (iya kan? hayo... jujur aja). Buat kita kaum muslimin, Nabi Muhammad SAW adalah kekasih Allah SWT, junjungan kita semua, suri teladan bagi kehidupan kita, sang nabi akhir zaman. Tapi bagi kalangan di luar muslimin, (mungkin) mereka hanya tahu bahwa beliau adalah nabinya kaum muslimin, gak lebih, gak kurang, lebih-lebih dengan makin maraknya kampanye negatif tentang Islam. Apalagi bagi penduduk negara-negara yang jelas-jelas sekuler seperti kebanyakan kebanyakan negara barat, agama itu merupakan urusan pribadi, gak ada urusan ama orang lain. Jadi di sini kita sebagai kaum muslimin yang berakal dituntut untuk bisa memahami. Si gue punya satu cerita kecil, si gue punya temen cetting orang Eropa Timur. Entah gimana awalnya, satu malem kita ngebahas soal agama Islam. Tau apa yang dia bilang? "I hate moslemism", katanya. Waktu si gue tanya kenapa, jawabannya antara lain: "Moslemism (nah, bilang Islamnya aja keleru ama muslimisme) treats women badly", "Moslemism allows the killing of people", "Moslem are terrorists". Mungkin dia gak sadar kalo temen cettingnya ini juga seorang muslim (abisnya nama si gue emang nggak ngislam kali ya). Waktu si gue bilang bahwa si gue Islam, dia bilang nggak percaya. Terus aja si gue panjang lebar cerita tentang hal-hal yang dia anggap jelek tadi (semoga si gue gak salah ucap waktu itu). Si gue cerita, bahwa wajah Islam (n muslimin) khususnya di Indonesia itu beda bangeds. Eh, doi tertarik, n berhubung doi seorang mahasiswi antropologi, akhirnya kita janjian akhir taun ini mo ketemuan di Indonesia, katanya dia pengen ngebuktiin kata-kata si gue (kayaknya masih gag percaya deh anak itu). Kebayang gak, kalo waktu itu si gue langsung naek darah, trus mengumpat-ngumpat (pake bahasa sunda!) gak juntrungan. Kan malahan jadinya membenarkan apa yang dia yakinin sebelumnya bahwa kita muslimin sebagai "kaum barbar?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, sodara seiman, alih-alih berusaha memahami fakta tersebut, mata hati sebagian dari kita seolah dibutakan oleh tiupan syaiton. Aksi protes terus berlanjut, di beberapa negara malah ada yang sampai tewas segala dalam proses protes n perusakan itu. Kalau ada yang nganggap ini syahid, si gue gak setuju. Buat si gue, itu namanya mati konyol. Yang lebih konyol adalah apa yang terjadi di Surabaya n Jakarta. Setelah gag berhasil menemui perwakilan Denmark, protes dialihkan ke Kedubes n Konsulat Amerika. Alesannya: Amerika juga sama-sama negara barat yang berusaha menghancurkan kaum muslimin. Gebleg. Dungu. Apa hubungannya? Sejak kapan kita boleh "mengalihkan" permasalahan kayak gitu? Ibaratnya, orang sekampung ngejar-ngejar maling ayam gak berhasil, lalu karena kecewa, mereka ganti ngejar-ngejar orang yang diyakini sebagai maling sandal jepit (yang sebenernya malem itu lagi nikmat tidur). Coba, kalau udah gini, apa yang kita dapet? Selain travel warning (lagi), yang lebih parah adalah citra umat muslimin makin terpuruk. Kaum muslimin makin tercitrakan sebagai kaum barbar yang taunya cuma ngerusak, tereak-tereak, ngancem-ngancem, n sama sekali lupa bahwa sebetulnya semua itu bisa diselesaikan dengan tata cara bernegara yang terhormat. Mana bukti kebesaran ajaran Islam? Mana yang disebut &lt;b&gt;&lt;font color="#800000"&gt;rahmatan lil alamin&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si gue mengecam para pemimpin umat, kiyai atau ajengan yang memimpin aksi protes itu. Pak Kiyai, pak ajengan, denger nih, umat itu bakal ngikut apapun yang panjenengan bilang. Coba si gue mo nanya, dari sekian ribu peserta demo yang panjenengan bawa, berapa persen yang pernah ngeliat langsung karikatur-karikatur itu? Pak kiyai jangan mempermainkan emosi umat. Bahaya pak Kiyai. Bahaya.&lt;br /&gt;Apalagi kedengeran ungkapan bahwa "penghina nabi harus mati!". Apa-apaan itu? Sepanjang ingetan si gue yang elmu agamanya sangat amat cemen ini, kanjeng Nabi Muhammad SAW tidak pernah marah sekalipun beliau dihina musuh-musuhnya. Itu fakta, bukan cerita! Lha wong nabi Muhammad SAW aja gag marah waktu dihina, lalu apa hak kita yang cuma umatnya ini untuk menunjukkan kemarahan luar biasa saat sekarang nabi junjungan kita itu dihina? Aneh memang umat Islam ini. Yang jelas-jelas diajarkan (baca: dicontohkan) oleh Nabi malah gak diturutin, eh, peringai syaiton (ya itu, ngumpat, ngancem, ngerusak, dll) malah ditiru n dilakuin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sodara-sodaraku. Inilah saatnya bagi siapapun kaum muslimin yang ngerasa ingin membela harkat dan martabat agama yang kita yakini. Bukan dengan ikut-ikutan demo, ngerusak dll. Tapi dengan BERSABAR, TAWAKAL dan MEMAAFKAN! Itu yang harus kita semua lakuin kalau kita ingin mencapai kemenangan dunia akhirat, Insya Allah. Ini saatnya kita tunjukkan wajah sesungguhnya dari Islam, rahmatan lil alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah sodaraku (duh, pengen nangis hati si gue). dengan bersabar, tawakal dan memaafkan kita gak akan dipandang sebagai kaum yang lemah, sebab ketiganya justru adalah tanda-tanda kaum yang kuat dan berjiwa besar. &lt;b&gt;&lt;font color="#800000"&gt;Naudzubillahi mindalik&lt;/font&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113943727258327766?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113943727258327766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113943727258327766&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113943727258327766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113943727258327766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2006/02/pelajaran-dari-kasus-karikatur-nabi.html' title='Pelajaran dari kasus karikatur Nabi Muhammad SAW'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113674802473618567</id><published>2006-01-09T03:20:00.000+08:00</published><updated>2006-02-09T06:33:26.370+08:00</updated><title type='text'>Broken Vows, Broken Wings and A Broken Man</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;font size="1"&gt;&lt;strong&gt;Sakit. Pedih.&lt;/strong&gt; Aneh, meskipun kita sudah memperkirakan sesuatu akan terjadi (n kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya), tapi pada saatnya (itu) benar-benar terjadi, kenapa sakit? Kenapa tetep pedih? A commitment and thousand vows had been broken, left alone the eagle with broken wings. Tell me, what can eagle do, with broken wings? Not even half an eagle. Not even a bird. Ah, manusia. Segitu mudahnya lupa akan tekad, khilaf atas janji. Manusia yang pada dasarnya memang egosentris, dalam kondisi terdesak selalu berkilah bahwa sesuatu terpaksa dilakukan demi kebaikan pihak lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Gak mungkin kita terusin...."&lt;br /&gt;"Kenapa gak mungkin? Gak ada yang gak mungkin di dunia ini.."&lt;br /&gt;"Percayalah, ini demi kebaikan akang..."&lt;br /&gt;"...maksudnya?"&lt;br /&gt;"Justru karena Neng sayang, karena Neng cinta, makanya lebih baik kita akhirin..."&lt;br /&gt;"...................."&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Begitulah. Ketika jarak jadi kendala, argumen pun disusun. Dikemas dalam bungkus kata-kata "sayang" dan "cinta" yang semestinya berguna sebagai penawar rasa sakit, penghilang rasa pedih. Maaf &lt;i&gt;honey&lt;/i&gt;... ketika dua kata ajaib itu cuma kata-kata belaka, rasa sakit bertambah sakit, rasa pedih makin menggigit. Ah, udahlah. Komitmen sepasang manusia memang gak akan pernah bisa jadi garansi. Itu cuma permainan kata-kata belaka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A broken man.&lt;/strong&gt; That's what I have become. Thanks to you, my sweet darling. You made those years completely a waste.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113674802473618567?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113674802473618567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113674802473618567&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113674802473618567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113674802473618567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2006/01/broken-vows-broken-wings-and-broken.html' title='Broken Vows, Broken Wings and A Broken Man'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113632969571506040</id><published>2006-01-04T07:02:00.000+08:00</published><updated>2006-01-04T09:15:44.086+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Wajah Bau eh... Baru Blog si Gue!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Introducing: wajah baru blog si-gue!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:85%;" &gt;Gara-gara euweuh gawe ditambah kagak bisa peureum... akhirnya dengan berat hati si gue ngoprek beungeutnya blog ini...  jigana mah sekarang rada gaya nya? Ya, Bapak doakan sajah nak,  mudah-mudahan dengan semangkin mantapnya tampilan blognya, semangkin rajin pula memposting yah... dan jangan lupa ya nak, tetap semangat memasarakatkan olah raga dan poli' nyah di tempatnya masing-masing yah...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);font-size:85%;" &gt;Euh, mimiti lieur deui ning si gue teh... tos ah, tinimbang beuki ngacapruk... seginih sajah dulu. Yang penting mah sudah sah, taun baru wajah blog baru okeh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113632969571506040?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113632969571506040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113632969571506040&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113632969571506040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113632969571506040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2006/01/wajah-bau-eh.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113250678077887841</id><published>2005-11-21T01:13:00.000+08:00</published><updated>2005-12-30T17:40:44.856+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff8000;"&gt;&lt;h3&gt;How I found my Religion&lt;/h3&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#808080;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;There was time when I was so lost. U name it dude, whatever shit out there, I took. I did. Si gue bener-bener -at that time- had no idea about God, sin, heaven, hell whatsoever. Lucky for me, I got a cousin who keeps telling me too see things differently. Do things differently. Spend life wisely. Pasteh, awalnya mah si gue lempeng! Masup telinga kiri, keluar telinga kanan duong! Until one day my cousin came again with different strategy. Being an IT-addict, si gue bener2 ngejunjung tinggi yang namanya logika (logics). Sebab, semua hasil kerja gue diawali dengan merancang the logics. Mungkin itu yg bikin gue gak terlalu care ama the concept of religion, soalnya dari jaman gue kelas nol besar ampe tamat sma, pelajaran agama yg gue dapet selalu di awang-awang, nggak membumi gitu lho (termasuk privat-privat yang guru ngajinya dateng ke rumah). Sama, semua bullshit, gak pernah bisa jawab pertanyaan-pertanyaan gue pake cara yang gue paham. Mungkin ini salah satu kesalahan sistem pendidikan kita ya, makanya makin banyak manusia-manusia kagak melek agama di negara kita. So, I decided, it's all crap! Buat gue, when something can not be explained, then it is not true! No matter what! So, thank God, Allah ngirim salah satu penolong-Nya dalam wujud my cousin (kang Endih, makasih ya!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guys, inti dari apa yang kang Endih jelasin ke gw yaitu tentang konsepsi Islam secara umum. Dijelasin secara lugas n "translated" into the languages I speak. Pendeknya, Islam dianalogiin ke dalam dunia komputer yang emang gw paham bener logikanya. Sebelum si gw mulay, gw pikir ini adalah subjek yang bisa jadi tergolong "sensitif". So, please, harap dicatet: di sini si gue gak bermaksud mengajarkan sesuatu "aliran" whatsoever. Ini cuma sebuah cerita. Kalo ada yang ngerasa cerita ini ngebantu pemahamannya tentang Islam, alhamdulillah. Tapi kalo ada yang keberatan, atau mungkin ngerasa "terhina", maapkan daku saudaraku! That is NOT my intention.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, let's start. Intinya kang Endih ngejawab beberapa pertanyaan si gue berikut ini:&lt;br /&gt;1) What is manusia?&lt;br /&gt;2) What is roh?&lt;br /&gt;3) What is Islam?&lt;br /&gt;4) What is Al-Quran &amp; Al-Hadits?&lt;br /&gt;5) What is Syahadat?&lt;br /&gt;6) Why we have to do shalat 5 waktu?&lt;br /&gt;7) What is zakat?&lt;br /&gt;8) Why we have to do puasa?&lt;br /&gt;9) What is zikir?&lt;br /&gt;10) Why we have to go Jum'atan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U see guys, itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang bertaun-taun gue tanyain ke bermacem-macem kalangan (mulai guru ngaji, ustadz, kiai). Itu pertanyaan yang bertaun-taun jawaban atasnya gak pernah bisa gue terima, ngambang, di awang-awang. So, after thinking for a while, kang Endih ngejawap pertanyaan gue itu kayak gini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;MANUSIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; is the hardware. Seperti juga jenis-jenis hardware di dunia komputer yang merupakan kombinasi dari beberapa komponen (mainboard, processor, memory, harddrive dll), manusia juga bisa dibedain berdasarkan "kualitas" nya. Ada yang keluarga Intel Pentium, AMD dll. So bisa kita analogiin bahwa yang jadi prosesor kita adalah gabungan dari hati n otak, hard drive kita adalah bagian lainnya dari otak, sensor-sensor kita ada 5 (beberapa varian ada yang punya 6 sensor), dst. In this case, tubuh kita adalah sebuah super komputer yang punya kecepatan proses sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;ROH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah daya (listrik) untuk mengoperasikan hardware di atas. Mirip dengan listrik, roh juga gak bisa kita liat, tapi bisa kita rasa (gak percaya? coba deh eluh colok itu stop kontak pake jari telanjang ambil nyeker, dijamin lo tau bener gimana rasanya "roh" versi 220v). Roh ini yang bertanggung jawab atas nyala-matinya si hardware. Kita idup dan "beroperasi" karena adanya roh ini "mengalir" di seluruh jaringan tubuh. Sekali stop kontak eluh dicabut, maka eluh pun koit, karena gak ada roh di lo punya sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;ISLAM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah Operating System (O/S). Seperti di dunia komputer, ada beberapa O/S yang bisa diinstall di sebuah sistem hardware (Islam, Kristen, Hindu, Buddha etc). In this case kita pasang O/S Islam. Kita analogiin sebagai MS Windows XP aja (why Windows? Why not Linux? sorry dude, no offense, no hidden agenda, ini mah biar gampang aja neranginnya --gitu kata kang Endih). OK so kita udah punya Hardware + Daya Listrik, nah sekarang untuk lebih mendayagunakan keduanya kita perlu nginstall O/S kan? Maka diinstall-lah O/S ini. O/S ini kemudian bertugas buat memanage semua sumber-daya yang ada di hardware kita, ngasih driver yang paling pas buat semua peripheral-peripheral di sistem kita, nyalin online help-file (nurani!) yang bisa kita akses setiap saat, masang aplikasi-aplikasi standar sesuai usia kita (misalnya aplikasi berjalan, berbicara, melihat, meraba, dsb). Sesuai perkembangan si hardware (yang secara berkala di-upgrade secara otomatis: misalnya usia 8 bulan peripheral cuma mampu dipake ngerangkak, usia 1 taon lebih bisa berdiri, terus berjalan, terus bisa lulumpatan ngudag langlayangan --jang! jang! kade katabrak!) maka O/S ini pun juga ikut diupgrade (misalnya driver untuk kaki dari versi ngorondang ke versi berdiri terus ke versi berlari dst). Dalam perkembangannya, kita kemudian juga memasang aplikasi-aplikasi non-standar lainnya: misalnya aplikasi sekolah, aplikasi nyetir, aplikasi bekerja, dsb. Tapi dalam perjalanannya kadang-kadang aplikasi yang kita install gak selamanya baik, ada juga yang bersifat ngerusak n bikin beberapa files di O/S corrupted, misalnya aplikasi mabok, aplikasi judi, aplikasi "begituan", aplikasi ngabohong, aplikasi korupsi dll. Nah, pada prinsipnya, even pada hardware yang udah diinstall O/S Islam ini ternyata banyak juga aplikasi-aplikasi jelek yang bukan aja ngerusak O/S tapi bisa juga ngerusak O/S yang ada di hardware-hardware lainnya di network kita (misalnya babaturan, keluarga, kabogoh dll). Yang parah kalo ternyata ada juga virus yang masup ke O/S kita, lebih-lebih yang bersifat trojan yang diem-diem terus-terusan ngerusak file-file yang ada di O/S kita sambil "melaporkan diri" ke server pembuatnya (baca: syaiton) tentang status kerusakan yang udah dibuat. Beda dengan O/S yang emang dibuat dalam bentuk "baku", virus-virus ini terus-terusan di develop di fasilitas Reasearch &amp;amp; Development super canggih yang dimilikin ama sang Syaiton, yang dari ke hari selalu berusaha nyari metode baru buat menginfeksi O/S kita. Sebenernya sejak O/S kita diinstal, di situ udah termasuk aplikasi anti-virus yang udah bundled ama O/Snya, tapi untuk bikin anti-virus ini selalu updated, ya kita harus secara berkala ngedownload virus definition file yang baru. Gimana caranya? Ntar dibahas di bawah, makanya baca terus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;AL-QUR'AN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah O/S Manual Book n &lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;AL-HADITS&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah Refference articles. Selain online help yang bundled ama O/S (dalam bentuk nurani), tersedia juga Manual Book (Al-Quran) n refference articles (Al-Hadits) yang bisa kita jadiin sebagai panduan untuk ngegunain O/S yang terinstall. Manual Book ini terdiri atas bab-bab yang bisa kita lihat sesuai kebutuhan, misalnya saat kita ingin tau gimana source code untuk ngejalanin aplikasi Al-Fatihah. Ada juga pelengkap manual book yang dinamain TAFSIR. Disitu biasanya tertuang penafsiran-penafsiran atas bab-bab atau source code aplikasi tertentu. Jangan salah, O/S kita bakal tetep jalan sekalipun tanpa kita ngebuka manual book atau refference articles. Tapi kalau kita ingin tau HOW it SHOULD work, then just consult those books!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;SYAHADAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; adalah kombinasi dari username + password. Pingin jalanin O/S? Login dulu! Untuk login u'll need the username + password dude! So basically, everything starts here, where you actually authenticate yourself as the user of the system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;SHALAT 5 WAKTU&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. OK guys, here's the important thing. Apa yang bikin lo ngerasa tenang saat pake sebuah O/S? Certainly, jawabannya adalh its customer service! Kenapa Windows masih tetep jadi O/S pilihan (this one is refered to the real world!)? Karena customer servicenya tobs! Pernah pake aplikasi "Windows Update"? Ini adalah aplikasi yang sekali lo aktifin, maka dia akan memeriksa system + O/S lo and membandingkan dengan yang ada di "server". Kalo apa yang lo punya outdated, maka secara otomatis aplikasi ini ngedownload n nginstall di lo punya system. Gimana implikasinya thd apa yang lagi kita bahas? Simpel. Shalat 5 waktu adalah sarana kita "melaporkan" diri kita (FYI: masing2 hardware punya IP masing-masing!) ke Sang Super Server. Jadi basically kita wajib "dial-up" sebanyak 5 kali sehari, masing-masing sesuai protokol yang udah ditentuin (ada yang 2 rakaat, 3 rakaat &amp;amp; 4 rakaat). Disamping itu ada juga proses dial-up yang boleh kita lakuin diluar ke 5 waktu wajib dial itu. Apa yang kita dapet dari kegiatan "dial-up" n lapor diri ini? RASA AMAN, karena kita tau bahwa system kita selalu terupdate, kita selalu dapet driver-driver terbaru dst. Waktu dial-up ini juga bisa kita manfaatin untuk ngelaporin terjadinya "anomali" atau masalah-masalah yang kita alamin ke Sang Super Server, yang akan selalu bikin kita ngerasa tenang karena kita tau bahwa segala yang kita rasa "bermasalah" udah kita laporin. Dari sinilah maka kemudian akan timbul suatu keyakinan (FAITH) bahwa O/S kita berjalan dengan semestinya. Demi suksesnya proses dial-up ini, gak bisa kita lakuin serampangan coy! Ada protokolnya! Antara lain meriksa kebersihan semua "soket-soket" yang ada di peripheral kita (ini refered to Wudlu), ngirim dial-up username + password yang tepat (refered to: niat), n pada waktu yang telah ditentukan (otherwise your connection wont be counted). Ini makanya Shalat 5 waktu disebut sebagai TIANG AGAMA. Karena dengan rutin ngelakuin DIAL-UP, keyakinan kita (FAITH) atas O/S yang kita pake semakin kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;ZAKAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Berapa banyak jumlah file yang ada di system lo? Berapa banyak yang sebenernya gak terpakai? Berapa banyak yang sebenernya merupakan bagian dari aplikasi yang terinstall di system punya orang lain? Gimana cara lo ngatur file-file lo? Gimana struktur fisik dari seluruh file lo? OK. Zakat adalah System Clean Up. I think the term is self-explainatory. U need this to clean up your system from redundant files.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;PUASA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. OK so u know that you fill your system with bunch of files and applications for 11 months. So in this particular months, u need to do some "file filtering". Di sini eluh bener-bener ngebatasin n meriksa dulu file-file apa aja yang mau lo input ke lo punya system. While doing so, sekalian lo punya waktu untuk nganalisa aplikasi-aplikasi mana aja yang sebenernya gak lo perluin, n lo bisa lebih gampang ngedeteksi virus-virus n trojan karena servernya (si syaiton tea) lagi down the whole month, so bakal lebih gampang buat lo utk ngedeteksi n get rid of those viruses and trojans. Kalo lo berhasil ngejalanin proses ini, at the end of the month your O/S and your system will be "reborn", cleaner than ever before.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;ZIKIR&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; is pinging (u know pinging rite... throwing some bytes of data to certain IP and listen to the response?). By pinging with the correct data format you'll get the response from the designated IP. The more you ping the more you get responses. Other ways to describe it is to keep your system hooked to the Super Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:#800000;"&gt;JUM'ATAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; (Friday Prayer). Di atas gue nyebut-nyebut tentang gimana caranya ngedownload virus definition file yang baru kan? Nah, ini salah satu caranya. Kita ndenger ceramah Jum'at, berarti kita lagi download virus definition file. File ini kita perluin untuk bikin bundled anti-virus yang kita punya lebih efektif nangkal virus n segala jenis trojans. Selain itu, dengan ngelakuin dial-up secara kolektif, kita dikasih bandwith 40x lebih gede daripada kalau kita dial-up sendiri-sendiri. Asik kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK guys, this is how I found my religion. Sekali lagi, si gue nggak ada maksud untuk mengajak siapapun untuk sependapat ama si gue. But hey, it worked for me! So who knows it will work for some other logical geeks out there?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#800080;"&gt;Many thanks to kang Endih. You opened my heart.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113250678077887841?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113250678077887841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113250678077887841&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113250678077887841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113250678077887841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/11/how-i-found-my-religion-there-was-time.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113234452299191471</id><published>2005-11-19T04:08:00.000+08:00</published><updated>2005-11-19T04:25:12.726+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 128, 0);"&gt;A Tribute to Mommy&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;Kali ini si gue pipilueun. Seabis ngebaca Blognya neng Tata &lt;a href="http://pashatama.blogs.friendster.com/shasya_pashatamas_blog/" target="_blank"&gt;disini&lt;/a&gt;, si gue jadi pingin juga nulis something bout my beloved mom. Well, she's gone (may God bless your soul in heaven Mom). It's been 10 years, two months and 1 day since she passed away. Sepuluh taun? Rasanya baru kemaren. Si gue masih bisa ngedenger my dad called that morning and sez "Ndy, Mamah udah nggak ada". I can still remember how crazy I was that day because I could not get a plane ticket to rushly go home to Bandung (Mr. Gatot and everyone at the hotel, thanks for your enormous effort to get me a ticket that day!). I can still remember not hearing any words Nino said to me on the way from the airport to our home (Nino, you're a trully good friend!). Si gue masih inget lantunan surat Yasin waktu gue nyampe rumah, can still feel my friends shaking my hands and give me hugs, I remember doing shalat jenazah, I can still see your smiling face Mom. Masih kedengeran suara sirine ambulance all the way to the graveyard. I remember the smell of the soil when we lower your body to the grave. I can still recall my sisters cried (Wieda, Anne, Thalia, sorry for not being a good brother). We were the last ones to leave the graveyard that sad evening. God, I miss you Mom.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;Nyokap gue, she was a living example of what so called "perfection". She was always there for us, her children. The best cook I ever known (always made my friends ask me to "bring them home with me" just to have dinner). Nyokap gue, super woman yang rela ngelakuin hal-hal "super" during our hard days. Nyokap gue, yang gak pernah ngeluh sampe akhirnya ketauan punya kanker stadium 3 (Mom, why did you do that to yourself!). Nyokap gue, yang gak pernah bilang apa-apa soal sakitnya ngejalanin kemotherapy (yg menurut dokter sakitnya "beyond imagination"). Nyokap gue, yang selalu nyuruh gue balik lagi ke Jogja tiap-tiap akhir minggu gue sengaja pulang &amp; nemenin di rumah sakit. Nyokap gue, yang bikin gue bangga karena sampe saat ini semua orang selalu inget semua kebaikan-kebaikannya. Nyokap gue, yang bikin orang-orang ikut merhatiin gue &amp;amp; my sisters karena "pingin bales kebaikan mamah kamu dulu ke kita-kita..". Nyokap gue, yang selalu jadi "bonding element" di keluarga gue. Nyokap gue, yang setelah kepergiannya keluarga gue jadi keilangan "bonding element itu (n jadi "sibuk" sendiri-sendiri). Mom, I wish you were here with the family.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;Mom, will you ever be proud of me? Of what I've become? It's been difficult without you Mom. Dulu gue anggap pepatah "surga di bawah telapak kaki Ibu" cuma kiasan doang. But now I know Mom. It's been so much more difficult without you. Things are different. I remember everyday when I was going to werk you always said those simple sentences "Sok atuh dido'akeun ku Mamah sing lancar..". Such a simple words. But since you're gone, I know for sure that those words was "the magic words" that made everything was easy. Now things not as easier as it was Mom. Look at me. I'm 32 years old now. And I don't know which way to go. However, I fulfilled my promise to you Mom. I kept watch as Anne &amp; Thalia grow. I helped them finish their study. I gave them the bless in their marriage. I did what you asked me to do Mom. I did it. But why do I still feel the pain? I'm here Mom, thousand miles from home, trying to do my life the way you always taught us. Will you ever be proud of me?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;I don't know if I ever come back home Mom. What's home? Where's home? There's no such thing as "home" for me no more. I guess my part back there is over Mom. Your youngest daughter has been married and gave you a cute healthy grandson. So my part back there is over. Now I continue my journey. I want to explore the world Mom. You taught me not to fear to go anywhere, like you once did when you're young. So I go again. Only this time, I dunno if I'll be ever come back home. Anyway, what's home? Where's home? So I'll keep on searching Mom. I'll keep on searching, keep on moving till I find my "home". &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt; I promise Mom, I'll make you proud of me someday.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;Dad, sorry for being such a notorious son. It's not about you. It was me.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;Morale of the story:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;Guys, kalo nyokap lo masih ada, please be kind to her. Jangan sia-siain anugerah Tuhan itu. Jangan terlambat sadar bahwa nyokap adalah hal penting yang harus selalu kita utamain. Jangan kehilangan kesempatan untuk ngebales apa yang yang udah nyokap kita lakuin buat kita (in fact, nggak mungkin akan pernah bisa kita bales). Jangan jadi gue, jiwa yang terkatung-katung.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(128, 128, 128);font-size:85%;" &gt;My love to you Mom. May God always bless you in heaven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dedicated to the beloved Hj. Detty D. Garna (6/8/1943 - 18/9/1995)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113234452299191471?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113234452299191471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113234452299191471&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113234452299191471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113234452299191471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/11/tribute-to-mommy-kali-ini-si-gue.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113233970099170928</id><published>2005-11-19T02:48:00.000+08:00</published><updated>2005-12-17T21:47:56.423+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Soulmate, what the hell is the meaning of it&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: rgb(102, 102, 102);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pernah denger duong kata "soulmate" (basa sundana: omet). Menurut &lt;a href="http://wikipedia.org/" title="Wikipedia" target="_blank"&gt;wikipedia&lt;/a&gt;, pengertian &lt;i&gt;soulmate&lt;/i&gt; adalah 1) &lt;i&gt;a term sometimes used to designate someone with whom one has a feeling of deep affinity, friendship, love, strong intimacy or compatibility&lt;/i&gt;, 2) &lt;i&gt;people with whom one has made a connection&lt;/i&gt;, 3) &lt;i&gt;a popular romantic belief that there is only one true soulmate&lt;/i&gt;.  Kunaon si gue ujug-ujug ngeBlog tentang &lt;i&gt;soulmate&lt;/i&gt;? Kebeneran si gue dapet FS message yang isinya kira-kira nanya ttg &lt;i&gt;what is the meaning of soulmate to you? Do you believe in it?&lt;/i&gt;. Pertanyaannya mah simpel, tapi buat ngebales message itu si gue ngabisin waktu yang lumayan buat mikir n merenung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh, balik ka si omet, kalo kita telaah pengertian omet menurut &lt;a href="http://wikipedia.org/" title="Wikipedia" target="_blank"&gt;wikipedia&lt;/a&gt;, kira-kira pengertian omet itu adalah seseorang temen kita berbagi perasaan (cinta, persahabatan, dan sejenisnya). Seseorang yang "nyambung". Omet di sini bisa pacar, temen, ortu, atau pasangan idup kita. Si gue gak akan ngasih pengertian lain, soalnya menurut si gue definisi omet versi wikipedia itu udah mewakili apa yang kira-kira si gue ngerti ttg omet ini. Tapi si gue disini mau ngajak &lt;i&gt;jij&lt;/i&gt; ngerenung lebih jauh lagi, n at the end of the day, I want all of you to ask your selves: &lt;i&gt;"Have you (ever) found your soulmate?"&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, u see fren, I have to go all the way back to years behind, and asked my self the same question: "&lt;i&gt;Have I (ever) found my soulmate?&lt;/i&gt;". Untuk ngejawap pertanyaan itu si gue nyoba keras nginget-nginget lagi semua orang yang bisa masuk kategori "kandidat" soulmate si gue. Kriterianya? 1) Yang nyambung --meaning si gue bisa freely bicara tentang apa aja dengan dia tanpa takut n malu. 2) Someone yang kita bahkan gak perlu ngomong (pake kata-kata verbal) untuk ngasih tau what's in my mind and bisa tau what's in his/her mind. 3) Someone yang kita bisa ngabisin waktu berjam-jam "cuma" untuk ngediskusiin hal-hal yg gak penting n saling adu argumen (kadang saking sumangetnya sampe popolotot n tutunjuk), n at the end of the discussion kita masih teuteup jadi the best of friends, no hard feelings, and jadi makin pinter n dewasa. Okeh, so si gue mulai nginget-nginget balad, urut kabogoh, kabogoh, calon kabogoh (hehe) si gue...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilna? Gak ada! Si gue juga syok sendre euy! Gilo leh! Ternyata selama umur si gue nu geus kaasup "menuai padi" ieu si Gue can pernah ngabogaan omet! Gak percaya ama hasil kalkulasi tadi, si gue nginget-nginget n nimbang-nimbang sakali deui.... Angger euwueh! Sedih rasana euy... Kalopun ada yang "nyaris" menuhin ke 3 kriteria di atas, cuma someone from my past, which I pray to God has a happy, better life now with her hubby n children. A girl from a decade ago. Yes Wirda, I remember you. I remember everything about you. Things we used to do, things we used to have. Dia ini fren, yang menurut si gue paling mendekati kriteria yang pantes disebut omet si gue. Percaya nggak fren, si gue n this special one bisa saling tau apa yang mau diomongin tanpa harus ngomong, bisa saling tau apa yang dirasain tanpa harus nanya, sometimes bisa tau kalo salah satu lagi susah hati ato lagi sedih tanpa harus ketemu. Kita biasa diskusi bout many ordinary things (ya kadang sampe popolotot juga) tanpa saling ngerasa sakit hati atouw "dikalahkan n mengalahkan". Kanggo Neng Lia kabogoh si gue sekarang, maap ya hun kalo kebeneran baca ini, ga ada maksud buat ngungkit-ngungkit the past, let the begone begone. Si gue yakin bener, there's always a soulmate for every soul in this world. Well in my case, either I have NOT find one, or I HAD IT once and gone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's funny that sometimes you find yourself wondering about wot u got in life. And wot I got? Well, nothing actually. I found myself has been a total mess up since we lost our mother (pray for you all the time Mom, may God bless your soul in heaven). Hayya... wot's this? Sorry, gue ngacapruk lagi ya? Okeh, balik ke soal omet. Have you (ever) found yours? Please, share your opinion with me guys...&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113233970099170928?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113233970099170928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113233970099170928&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113233970099170928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113233970099170928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/11/soulmate-what-hell-is-meaning-of-it.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113233601414527939</id><published>2005-11-19T01:46:00.000+08:00</published><updated>2005-11-19T03:04:52.076+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Addicted to Stress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="color: rgb(102, 102, 102);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Stress, satu kata ajaib yang bisa bikin dunia jadi terbalik. Lo pada pasti sering dong baca berita di koran-koran tentang seseorang yang nekad bunuh diri karena "stress". Masih inget kasus Haryanto? Anak ingusan yang nekad gantung diri karena gak kuat nahan beban malu (baca: stress) karena belum bayar uang buku? Masih inget judul headline di koran-koran yang nulis bahwa jumlah penderita stress di negara kita bertambah berlipat2 gara2 harga BBM naek? Aneh emang, tapi itu faktanya. Stress, ato bisa juga diartiin sebagai "tekanan" emang bisa dateng dalem wujud yang beraneka rupa fren! Selain itu, sifat stress itu sendiri relatif banget. Artinya pengertian masing2 individu tentang stress itu sendiri beda-beda banget, tergantung daya tahan si individu tadi ngadepin segala faktor yang bisa dikategoriin sebagey stress. Coba simak deh kutipan fiksional (tapi sering kejadian) ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Buat saya, stress itu berarti beban kerja bertambah, sementara waktu kerja nggak bertambah" (Subagyo, 42, karyawan swasta)&lt;br /&gt;"Stress itu kalo kena macet di jalan, padahal mesti ngejar meeting ama klien" (Marina, 26, sales executive)&lt;br /&gt;"Saya sih paling ngerasa stress kalo ada audit di kantor. Rasanya deg-degan gitu" (Ahmad, 36, pegawai negeri)&lt;br /&gt;"Saya stress berat tiap kali pulang ke rumah ngeliat tampang istri yang udah pasang muka perang" (Jack, 27, pengusaha muda)&lt;br /&gt;"Aduh, stress nih. Tadi malem ketiduran, nggak sempat ngapalin. Mana dosennya killer lagi" (Susan, 21, mahasiswi)&lt;br /&gt;"Ngejar setoran tiap hari, itu yang selalu bikin saya stress" (Ucok, 31, sopir angkot)&lt;br /&gt;"Setres? Baru denger tuh Oom. Kira-kira laku berapa ya sekilonya?" (Ucup, pemulung)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;hr /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari contoh-contoh diatas aja, kita bisa tarik satu benang merah: faktor-faktor pembentuk stress itu macem-macem, tapi umumnya sesuatu yang dekat dengan kegiatan kita sehari-hari. Disamping itu kualitas dari faktor pembentuk stress itu juga bisa bermacam2. Sebagai seorang pegawai negeri, Ahmad mungkin ngerasa ketar-ketir tiap kali ada tim audit nyelongkrong ke tempat kerjanya. Sementara Udin, rekan sekerja Ahmad mungkin ngerasa bisa-biasa aja. Dari sini mungkin kita bisa ngambil satu lagi kesimpulan: bahwa tingkat penerimaan seorang individu terhadap stress seenggaknya ditentuin oleh faktor eksternal (umumnya sesuatu yang ditakutin) dan faktor internal (daya tahan mental si individu tadi ngadepin faktor2 pembentuk stress) . Untuk tiap2 faktor pembentuk stress (eksternal) yang sama, masing2 individu punya daya tahan yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, apa kita bisa kemudian ngambil kesimpulan, bahwa stress sama dengan sesuatu yang destruktif? Sesuatu yang bersifat ngerusak? Sesuatu yang ngerugiin? Bisa jadi. Tapi fren, pernah kepikiran ngga? Somehow, stress itu bisa jadi asset. In my opinion fren, stress itu punya sifat pendorong, motivator. Coba deh eluh inget-inget lagi, berapa kali eluh mbela-belain begadang ngerjain tugas ato presentasi penting yang bikin eluh ngerasa setres berat. Pernah merhatiin nggak, bahwa under stress, hasil kerjaan kita cenderung lebih bagus. Si gue bukan anak psikologi whatsoever, tapi boleh pan kalo si gue ngasih analisis (kajeun lah rada ngaco ge, da bukan lagi nulis karya ilmiah ieu). Menurut gue mah, dalam kuantitas dan kualitas tekanan stress tertentu, kita terdorong buat nyalurin yang terbaik yang kita bisa (seringkali itu diperintah sama alam bawah sadar kita). Alesanna mungkin bisa karena emang kita sangat amat ingin skale nunjukin bahwa kita mampu, atau bisa juga karena sieun berat ngebayangin si bos molotot kalo kerjaan kita itu gagal. Lah, apapun alesannya, kerja dibawah tekanan stress tertentu bikin diri kita lebih baik. Titik. Take it for granted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si gue juga percaya (pedah ngalamin sendre) bahwa makin kita sering ngadepin (n live with) stress itu, daya tahan kita terhadap stress juga ikut tumbuh. Analoginya mah kira2 mirip drug addicts, dosis yang dibutuhin makin lama makin gede, karena badan udah ngebentuk antibodi untuk dosis yang lama. Gitu. Si gue percaya bangeds ama apa yang si gue omongin ini. As the matter of fact, si gue mah bisa dibilang udah sah jadi seorg "stress addict". Kalo diinget-inget, si gue punya kebiasaan suka mepet-mepetin kerjaan sedeket mungkin ama deadlinenya. Bukan kebiasaan yang bagus, he-eh si gue ge tau! Tapi susahnya, ya karena si gue yakin bangeds semakin mepet ke deadline, adrenali makin terpacu, n kerjaan jadi makin bagus hasilnya, karena pas ngerjainnya semua sel2 otak bisa dipaksa bekerja. Kenyataannya fren, itu yang selama ini gue rasain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyone of u wanna say a word bout it?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113233601414527939?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113233601414527939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113233601414527939&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113233601414527939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113233601414527939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/11/addicted-to-stress-stress-satu-kata.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-113168645798516825</id><published>2005-11-11T13:20:00.000+08:00</published><updated>2005-11-19T03:03:24.730+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;The "Bomb Doctor" Died!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;Kalo ada berita yang bikin gw demen banget minggu ini, ya berita ini: Azahari si Dokter Bom tiwas, koit! This is very very cool! Akhirnya kebanyakan dari kita bangsa Indonesia bisa bernafas lega... Bukan cuma karena kita "lepas" dari orang yang bisa dikategori-in sebagai Mbahnya Teroris ini doang, tapi lebih jauh lagi fren... paling engga ada beberapa poin yang bisa gw sebut disini:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;PERTAMA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt; Gw udah cape banget negara kita disebut sebagai "negara nggak aman" (padahal di Amman aja bom meledak.. itu kan kota paling aman sedunia, lha wong namanya aja Amman). Gw eneg banget ama negara-negara "tertentu" (u know who lah) yg seenak udelnya ngecap kita sebagai "sarang teroris di Asia Tenggara" n lalu dengan semena-mena mberlakuin "travel warning" atas negara kita. Woy, Mister, Indonesia itu bukan cuman Bali ama Jakarta doang! Makanya gaul dong Mister, Indonesia teh luas tau! Nah, dengan tiwasnya si Dokter Bom gw pengen liat, apa yang mereka bilang, apakah si Mister-mister itu bakal nyambut gembira, atau dingin-dingin aja (karena mungkin berapapun gembong teroris yang kita bikin koit buat mereka mah nggak ngaruh, tetep aja nganggap kita sarang teroris).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;KEDUA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt; Selama ini kan tiap-tiap ada bom mledug Polisi kita selalu nunjuk "noh, si Azahari yang bikin"... Terus terang aja man, dari dulu gw nggak yakin kalo semua kejadian (ato sebagian besar) bom mledug di Indonesia itu kerjaan Azahari cs. OK, mereka bikin beberapa lah, tapi please deh, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;are you really sure that they have THAT kind of resources?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt; Nggak deh. Nah, dengan tiwasnya Azahari kita bisa liat.. apa klaim itu bener atau ngaco. Prediksi gw mah, itu klaim yg ngaco sodara-sodara. Gw selalu yakin bahwa ada kekuatan lain yg lebih gede, yg punya akses ke resources yg diperluin buat bikin bom yang rumit. Siapa? C'mon lah... u knew exactly who they are.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;KETIGA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt; Dengan tiwasnya Azahari, salah satu tetangga kita yg kebelet banget pengen jadi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Uncle Sam Junior&lt;/i&gt;&lt;i style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;hey, you saw their policemen walking around on our soil rite?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; mestinya kehilangan alesan n justifikasi untuk ngubek-ngubek negara kita (&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;). Gw eneg banget ngeliat mereka napsu banget nancepin pengaruh (&amp; kepentingan) mereka di negara kita. Setelah Timor Timur, si Mister sekarang lagi ngecengin Papua. Mentang-mentang kita lagi susah, dipikirnya gampang gitu buat bikin East Timor Part 2? Huh, over our dead bodies Mister!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;KEEMPAT&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt; Ini momentum yg bagus banget buat POLRI. You guys mau bersih-bersih kan? Sok atuh, lakuin sekarang! Jangan cuma lip service doang!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;So now, kita sama-sama liat fren, gimana kelanjutannya. Please, please always be aware that many powers are trying to put their feet in our country. We must fight 'em back. Not with arms, but by changing our mindsets.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-113168645798516825?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/113168645798516825/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=113168645798516825&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113168645798516825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/113168645798516825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/11/bomb-doctor-died-kalo-ada-berita-yang.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112934354795458684</id><published>2005-10-15T10:32:00.000+08:00</published><updated>2005-10-15T10:32:28.003+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;Interfensi yang Kebablasan&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;Ini ramadhan pertama si Gue disini. Sama aja sih, gak ada bedanya, kecuali udara yang lebih panas n bikin tenggorokan kering banget kalo kita nongkrong di luar. N karena sebagian besar penduduk sini muslim, jadi ya njalanin ibadah shaum juga kerasa lebih gampang, gak terlalu banyak godaan (hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada sesuatu yang bener-bener ngganjel, bener-bener ngeganggu hati &amp; pikiran si Gue. Tahukah Anda, sobat2, bahwa disini kalo seseorang kedapetan nggak puasa n makan-minum-ngeroko di muka publik (n ternyata ybs seorang muslim), ybs bisa dikenai denda sampe $2.000 (ampir 12 jeti) plus tampangnya nongol di berita tv malem &amp; koran besoknya! Buat si Gue, ini bener2 aneh n gak masuk akal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut si Gue, Ibadah puasa (n juga ibadah lainnya pada umumnya) adalah urusan PRIBADI kita dengan Allah SWT, n segala perhitungannya merupakan hak mutlak Allah SWT. Jadi waktu si Gue tau tentang peraturan ini, jujur aja, si Gue ngerasa eneg bangeds! Apa hak seseorang untuk bertindak ngasih hukuman (dan denda yg lebih besar dari aturan yg ditetepin Allah sebagai pengganti ibadah shaum yang bolong) kayak gitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, ok, mungkin itu karena aktivitas makan-minum-ngeroko itu dilakuin di depan publik... Tapi sobat, kalo kita pikir lebih dalem mengenai esensi dari pusa (yaitu MENAHAN HAWA NAFSU dan segala GODAAN), dimana letak perjuangannya kalo kita diproteksi sejauh itu? Sorry, buat si Gue itu penghinaan! Tanpa harus diproteksi seperti itu pun, kalo emang kita niat puasa, kan gak ngaruh biarpun di sekeliling kita orang makan-minum-ngeroko semaunya. Bukankah itu malahan bakal meningkatkan KUALITAS ibadah shaum kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat si Gue, negara (artinya negara manapun) gak berhak sejauh itu menginterfensi salah satu hak azasi kita sebagai makhluk Allah, memilih, memeluk, menjalankan dan meyakini agama apapun. Untuk urusan-urusan lainnya, ok, negara harus mengatur --terutama di bidang hukum &amp; politik. Mungkin si Gue juga gak akan terlalu berisik kalo negara juga ngatur hal-ihwal beragama (dalam arti memberi FASILITAS &amp; kemudahan). Tapi kalo saat negara juga ikut ngatur tentang gimana cara kita ngejalanin keyakinan kita itu, sorry, this is out of the line! Mau puasa atau enggak, mau zakat atau enggak, bahkan mau sholat atau enggak bukan urusan negara! Itu urusan pribadi kita sama Allah SWT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah, ini bukan tanah air gue, bukan negara gue. Tapi gue cuma ikut prihatin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112934354795458684?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112934354795458684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112934354795458684&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112934354795458684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112934354795458684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/10/interfensi-yang-kebablasan-ini.html' title=''/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112479804515394126</id><published>2005-08-23T19:16:00.000+08:00</published><updated>2005-08-23T19:54:05.163+08:00</updated><title type='text'>(Ternyata) Nyatut Juga Euy!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Ini mah cerita lucu euy. Ceritanya kemaren siang si gue lagi bikin kopi di kantor, ga tau kenapa, orang-orang kaya yang rada panik getoh. Tapi ya seperti biasa lah, si gue mah anteng-anteng aja (ngapain juga dipikirin, bukan urusan si gue ini kan). Eh, beres bikin kopi, pas si gue anteng mau balik lagi ke balik komputer, tiba-tiba "pret" yeee... lampu mati! Si gue pikir aneh juga ya, masa di sini juga bisa mati lampu, kaya di Jakarta aja :D . Eeh, tiba-tiba temen kantor gue si Jason bilang, udah, bawa laptopnya keluar. Lha si gue bingung, kan mo kerja, masya malah disuruh keluar seh? Ya udah deh, akhirnya si gue bawa laptop ke kedai sebelah kantor n kerjanya jadi di sana sambil ngeroko n ngopi (pas bagian ini mah si gue demen banget)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Ternyata sodara-sodara, siangnya pertanyaan si gue kejawap: ternyata kantor si gue nyatut listrik n ketauan! Hehehehe.... kenapa ya si gue tiba2 jadi inget kelakuan pengusaha-pengusaha di negara kita tercinta? Intinya: ternyata kelakuan sebagian bangsa kita nyang demen nyatut listrik itu diekspor keseneh!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;font-size:85%;" &gt;Hayyyaaaa....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family: arial;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112479804515394126?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112479804515394126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112479804515394126&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112479804515394126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112479804515394126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/ternyata-nyatut-juga-euy.html' title='(Ternyata) Nyatut Juga Euy!'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112401290900297636</id><published>2005-08-14T17:05:00.000+08:00</published><updated>2005-08-14T17:48:29.020+08:00</updated><title type='text'>Premanisme, itu mah emang budaya kita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;N&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;GEBACA&lt;/span&gt; berita-berita di media dari Indonesia yang nyebutin bahwa beberapa terakhir ini Polda Metro bikin razia preman bikin si gue merenung. Kalo diinget-inget, kayanya pernah juga si gue berurusan ama yang namanya preman ini, mulai jaman smp --dipalak prokem di mall, di jalanan --melototin preman lampu stopan yang nyanyi sambil minta recehan, sampe di kantor-kantor pemerintah --yang ini mah premannya pada gaya, pake seragam warna khaki, kerjanya malakin orang yang mau ngurus berkas-berkas --misalnya bikin KTP. Lo pasti setuju deh ama si gue: emang udah saatnya preman-preman itu ditertibin. Cuma yang jadi masalah sekarang, definisi preman itu sendiri batasannya gimana?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kalo si gue gak salah, preman itu mulai dikenal sejak jaman kolonial dulu. Mereka ini umumnya berasal dari kalangan "jawara" yang gak mau tunduk ama pemerentah kolonial. Makanya mereka disebut "free man". Dasar lidah inlander, akhirnya sebutan itu bermetamorfosa jadi "preman". Jaman itu, para preman nggak selamanya berkonotasi buruk, ada juga yang konotasinya mulia misalnya si Pitung --yang sering dianalogi-in mirip-mirip Robin Hood, yang kerjanya mengambil dari pemerentah kolonial tapi bukan dipake sendiri (dibagi-bagiin ke rakyat yg butuh). Tapi tentu aja masih lebih banyak preman-preman dengan konotasi negatif, yg kerjanya ngerampok (gak peduli punya pemerentah atouw punya rakyat biasa), ngebunuh, merkosa dan segudang aktifitas "serem" lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Karena kekerasan-kekerasan yang dilakuinnya seringkali nyakitin rakyat, lambat laun para preman ini tersisih dari kehidupan "normal" dan mereka ngebentuk "geng" nya sendiri-sendiri. Tiap-tiap geng ini punya batasan "wilayah kekuasaan" masing-masing, jadilah dikenal semacam pembagian "distrik bayangan" di tanah air kita. Misalnya dalam suatu daerah selain ada pemerintahan resmi pasti juga ada "pemerintahan bayangan" yang dikendaliin para preman itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Nah, karena kebanyakan dari masyarakat nggak mengetahui betul seluk-beluk dunia preman ini, pertumbuhan dan perkembangan mereka ga terlalu diketahui juga. Ntar tiba-tiba "blum!" di suatu daerah muncul banyak preman-preman yang kerjanya nyusahin rakyat. Sejalan ama berlalunya waktu, kita akhirnya tau juga bahwa udah muncul dan tumbuh sebuah budaya (atouw mungkin lebih pas sub-budaya) baru yang disebut: Premanisme, yang bisa kita artiin kira-kira sebagai sebuah cara hidup (atauw cara pikir, atau tingkah laku) yang berazaskan kebebasan (yang tidak bertanggungjawab). Termasuklah di dalamnya pola "semau gue", "kumaha aing", "yang penting gue hepi" dsb.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Okeh, cukuplah dengan sejarahnya. Sekarang kita balik ke hari ini. Ternyata sodara, premanisme (sebagai jalan hidup) sudah demikian merebaknya di masyarakat kita. Kita bisa liat pola-pola premanisme itu dimana-mana, mulai dari tingkah laku kriminil para preman yang bebas berkeliaran (ini termasuk pelaku kriminil kelas teri sampe mafia kelas kakap), masyarakat umum yang "biasa-biasa" aja (coba liat kelakuan supir angkot yang seenak udelnya naikin/nurunin penumpang di tengah jalan, gak peduli kita setengah mati kaget krn mobil kita ampir aja nyium pantat tuh angkot), sampe di kalangan berseragam (ini termasuk golongan pegawai negeri, polisi dan tni). Betapa pola-pola premanisme itu udah demikian jauh masuk ke aspek hidup sehari-hari bangsa ini... Sedih kan? Coba inget-inget lagi deh, jangan-jangan kita sendiri juga pernah --atau sering ngejalanin pola-pola premanisme itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Terlepas dari itu semua, razia preman yang dilakuin Polda Metro harus kita sambut baik karena mungkin bisa jadi shock therapy buat para preman jalanan (sebenernya kalo pingin bener-bener jera mah bikin aja Operasi Sapu Jagat jilid ke-2 :D ). Tapi kita juga harus melihat lebih jauh, lebih dalem, sampe ke inti persoalan: bahwa tumbuhnya premanisme juga turut didorong sama kurang tegasnya peraturan hukum dan perangkatnya di negara kita, dan gak adilnya sistem hukum kita (berapa lama seorang pencuri ayam dihukum? 6 bulan --+ bonyok digebugin orang sekampung. Berapa lama seorang koruptor dihukum? 6 bulan juga --dipotong masa tahanan yang seringnya cuma tahanan kota. jadi mending jadi yang mana? pencuri ayam atau koruptor?)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Emang negara kita ini masih harus banyak belajar untuk bisa nemuin arti keadilan yang hakiki. Bukan keadilan yang bisa "diatur" oleh permainan para preman yang berujud pengusaha, pejabat pemerentah, anggota dewan yang terhormat, aparat penegak hukum atau para petani "lugu" yang menemukan cara murah untuk ngebuka lahan: yaitu dengan ngebakar sehingga asapnya diekspor ke negara tetangga, dan terutama para cukong kayu yang ngeliat kesempatan buat ikutan ngebakar ribuan hektar hutan untuk ngebuka lahan (dan semua kesalahan ditimpain ke para petani itu).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112401290900297636?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112401290900297636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112401290900297636&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112401290900297636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112401290900297636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/premanisme-itu-mah-emang-budaya-kita.html' title='Premanisme, itu mah emang budaya kita'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112387270101978605</id><published>2005-08-13T02:33:00.000+08:00</published><updated>2005-08-13T02:51:41.026+08:00</updated><title type='text'>Point of No Return</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/HUMAN_SS26043.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/320/HUMAN_SS26043.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;HOW&lt;/span&gt; did I ever come to this? Sebagai manusia jamak kalo kita punya keinginan untuk mengulang lagi apa yang udah kita lakukan --yang ternyata adalah sebuah kesalahan. Tapi --sesuai dengan kodratnya-- manusia jelas duong gak bisa ngelakuin itu. Itu makanya ada pepatah yang bilang "Sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tak berguna" kali ya. Si gue --yang juga cuma manusia biasa ini-- juga banyak banged ngelakuin kesalahan dalam hidup si gue.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seringkali kita nemuin diri kita di persimpangan, antara dua atau lebih pilihan. Itulah saatnya kita harus tafakur, mikirin sebaik-baiknya jalan mana yang harus kita pilih. Kenapa si gue bilang harus mikir sebaik-baiknya? Karena seringkali pilihan yang kita ambil merupakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;point of no return&lt;/span&gt;. Sekali kita pilih, maka itulah yang akan jadi jalan hidup kita selanjutnya yang harus kita jalanin, walaupun kalau someday kita sadar bahwa pilihan itu ternyata salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Si gue sekarang sadar, mungkin pilihan yang si gue buat di waktu yang lalu bukan merupakan pilihan terbaik. Mungkin hidup yang si gue jalanin bukan merupakan yang terbaik. Mungkin segala yang si gue dapet bukan yang terbaik buat si gue. Mungkin... aarrgghh... kenapa jadi banyak banged kemungkinan ya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Udah lah, ini pilihan yang udah si gue buat. Ini hidup yang harus si gue jalanin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112387270101978605?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112387270101978605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112387270101978605&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112387270101978605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112387270101978605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/point-of-no-return.html' title='Point of No Return'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112377963432573257</id><published>2005-08-12T01:01:00.000+08:00</published><updated>2005-08-12T01:00:34.336+08:00</updated><title type='text'>Pusing Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/tenyom11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/320/tenyom1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;S&lt;/span&gt;ODARA-SODARA&lt;/span&gt; tentu pernah (setidaknya sekali lah) ngalamin yang namanya "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pusing Dunia&lt;/span&gt;". Ato malah belom pernah denger? Okeh, biar kita semua mulai dari landasan berpikir nyang sama, mendingan si Gue jelasin dulu deh definisi "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;pusing dunia&lt;/span&gt;" itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pusing Dunia&lt;/span&gt; secara harfiah bisa diartiin sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;PUSING&lt;/span&gt; seringkali diasosiasikan sebagai perasaan "gamang" atau "melayang" yang erat kaitannya dengan rasa kesetimbangan. Juga kerapkali diartikan sebagai rasa sakit atau perasaan tidak normal yang terasa di bagian kepala. Selain dihubungkan dengan masalah-masalah anomali fisik, pusing juga kerapkali dikaitkan dengan masalah psikis atau kejiwaan. Adakalanya pusing dianggap sebagai gejala terjadinya ganguan psikis seperti stress. Pusing (baik sebagai gejala fisik maupun psikis) juga dapat mengakibatkan gangguan lainnya misalnya rasa mual, muntah bahkan kehilangan kesadaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;DUNIA&lt;/span&gt; dapat diartikan sebagai alam semesta khususnya bumi tempat kita hidup. Kata dunia dalam konteks tertentu dapat diartikan sebagai "sesuatu yang menyangkut segalanya". Secara lebih khusus, kata dunia dianggap mewakili segala sesuatu yang bersifat duniawi (keduniaan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dari pengertian diatas, si Gue menyimpulkannya buat sodara-sodara deh: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pusing Dunia&lt;/span&gt; dalam konteks mBlog ini adalah suatu keadaan yang menyebabkan diri kita merasakan suatu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kepusing&lt;/span&gt; (baca: rasa tak menentu) yang disebabkan oleh hal-hal yang bersifat duniawi. Konteksnya sih bisa aja karena masalah keuangan, percintaan atau kebutuhan-kebutuhan lainnya, termasuk kebutuhan biologis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial;"&gt;Nah sodara-sodara, dalam kaitan ini si Gue khusus mau membahas masalah yang disebut terakhir: yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pusing Dunia&lt;/span&gt; yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya dengan cukup mantap kebutuhan biologis kita. Sebagaimana nyang sodara sodara pasti sudah tau, kebutuhan nyang satu ini memang merupakan salah satu kebutuhan yang masuk kategori ajaib, artinya keukeuh kudu dipenuhin. Setelah dipenuhin, eh, gak lama kemudian kabutuh yang satu ini muncul lagi, n lagi, n lagi, n lagi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial;"&gt;Si Gue nggak begitu jelas juga (soalnya bukan anak psikologi sih) dimana letaknya kebutuhan ajaib ini dalam "piramida kebutuhan manusia". Disebut kebutuhan dasar bisa, tapi koq kayaknya buat sebagian orang lainnya malah bisa digolongin kebutuhan tertier (karena untuk memperolehnya dibutuhin usaha yang gila-gilaan). Tapi ntar dulu, ada juga lho yang nganggap kebutuhan ini sebagai sarana pembuktian eksistensi diri (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;self esteem&lt;/span&gt;). Walah, berarti si kebutuhan ajaib ini naek lagi duong peringkatnya ke kelompok puncak di piramida kebutuhan manusia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial;"&gt;Sodara-sodara, si Gue sendiri juga nggak gitu faham kenapa ujug-ujug ngeBlog tentang masalah ini. Kalo sebagian dari sodara lalu menuduh si Gue juga lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pusing Dunia&lt;/span&gt;, berbahagialah sodara, tebakan sodara jitu benerr. Si Gue emang lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pusing Dunia&lt;/span&gt; neh... Kkyyaaaaaa.... pusssiiiinngg bboo..!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112377963432573257?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112377963432573257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112377963432573257&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112377963432573257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112377963432573257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/pusing-dunia.html' title='Pusing Dunia'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112370458767935281</id><published>2005-08-11T03:55:00.000+08:00</published><updated>2005-08-11T13:56:44.590+08:00</updated><title type='text'>Insomnia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/insomnia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/200/insomnia.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:100%;" &gt;G&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;AWAT JENDRAL!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Udah jam 4 subuh tapi mata belom bisa merem aja. Bulak-balik ngga karuan kesana kemari, ujung-ujungnya di depan laptop lageh. Hu-uh...! Mana besok si Bos ngajakin rapat ama klien lageh. Kacau dah. Ini penyakit lama neh, kirain udah ngilang, eeehh... masih juga demen berkunjung taunya teh. Ya udah deh, daripada ngebrowse nggak juntrungan si gue ngebuka-buka informasi tentang insomnia (garing pan?). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Katanya gene neh:&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-size:70%;"&gt;Insomnia is the perception or complaint of inadequate or poor-quality sleep&lt;br /&gt;because of one or more of the following:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   difficulty falling asleep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   waking up frequently during the night with difficulty returning to sleep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   waking up too early in the morning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   unrefreshing sleep&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... coba kita liat satu-satu...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Difficulty falling asleep --&gt; he-eh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Waking up frequently during...(bla..bla) --&gt; bangun pigimaneh orang tidur aja nggak bisa (ini nggak he-eh)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Waking up to early in the morning --&gt; Emangnya rumah gue di samping jalan kereta api apa? (ini nggak he-eh)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Unrefreshing sleep --&gt; Yo'i seh, tidur si gue nggak pernah asik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lanjutin ya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:70%;"&gt;&lt;pre&gt;Certain conditions seem to make individuals more likely to experience insomnia.&lt;br /&gt;Examples of these conditions include:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   advanced age (insomnia occurs more frequently in those over age 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   female gender&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   a history of depression&lt;/pre&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gile! Nggak ah! Masya si gue udah setua itu seh? Si gue juga kan bukan weitjeh AND nggak punya sejarah depresi (eh, kalo nyang terakhir si gue rada ragu euy... punya ngga ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:70%;"&gt; &lt;blockquote&gt;   &lt;pre&gt;There are many causes of insomnia.&lt;br /&gt;Transient and intermittent insomnia generally occur in people who are temporarily&lt;br /&gt;experiencing one or more of the following:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   stress&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   environmental noise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   extreme temperatures&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   change in the surrounding environment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   sleep/wake schedule problems such as those due to jet lag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   medication side effects &lt;/pre&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah si gue setres? Tergantung seh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah lingkungan sekitar seneh berisik? Nggak tuh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masalah dengan suhu udara? Yap! Buset dah, AC udah disetel ke 19 aja masih panas buangedd&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perubahan lingkungan? Iya sih, tp si gue mah udah biasa, jadi kayanya ini mah nggak ngaruh tuh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jet lag? Nggak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Efek samping obat-obatan? Tergantung... obat tetes mata bisa bikin side effect nggak ya ?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:70%;"&gt; &lt;blockquote&gt;   &lt;pre&gt;In addition, the following behaviors have been shown to perpetuate insomnia in some people:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   expecting to have difficulty sleeping and worrying about it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   ingesting excessive amounts of caffeine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   drinking alcohol before bedtime&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   smoking cigarettes before bedtime&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   excessive napping in the afternoon or evening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   irregular or continually disrupted sleep/wake schedules&lt;/pre&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berharap susah tidur &amp; jadi cemas? Kurang kerjaan apa?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Minum kafein? Naaaaaahhh... yo'i..yo'i... si gue pan peminum berat kopi (tapi da nggak ngaruh... abis minum kopi tetep bisa tidur koq..&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Alkohol? Nggak. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ngerokok? Nuuaaaahhhh.... ini juga neh... he-eh, he-eh...&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Napping berlebih? Mana sempat? (he-eh,.. mana syempat?)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jadwal tidur &amp;amp; bangun si gue teratur nggak ya? Wah.. kayanya engga euy...&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-size:70%;"&gt; Treatment for chronic insomnia consists of:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   First, diagnosing and treating underlying medical or psychological problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   Identifying behaviors that may worsen insomnia and stopping (or reducing) them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   Possibly using sleeping pills, although the long-term use of sleeping pills for chronic&lt;br /&gt; insomnia is controversial.&lt;br /&gt; A patient taking any sleeping pill should be under the supervision of a physician to closely&lt;br /&gt; evaluate effectiveness and minimize side effects.&lt;br /&gt; In general, these drugs are prescribed at the lowest dose and for the shortest duration&lt;br /&gt; needed to relieve the sleep-related symptoms.&lt;br /&gt; For some of these medicines, the dose must be gradually lowered as the medicine&lt;br /&gt; is discontinued because, if stopped abruptly, it can cause insomnia to occur again for a night or two.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   &lt;span style="font-size:80%;"&gt;Trying experimental sexual intercourse techniques may help&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Wuah.... dari ke-empat saran di atas, kayanya cuma &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;saran nomor empat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; deh yang si gue setuju bangeddd (eh, tapi apa nggak malah jadinya nggak akan tidur semaleman ya kalo musti 'begituan'?). U tell me la..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;   &lt;/ul&gt; &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112370458767935281?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112370458767935281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112370458767935281&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112370458767935281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112370458767935281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/insomnia.html' title='Insomnia'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112369801761637462</id><published>2005-08-10T22:39:00.000+08:00</published><updated>2005-08-11T03:40:24.056+08:00</updated><title type='text'>(Gini-gini) si Gue bayar Pajak tau!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/udud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/320/udud.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;N&lt;/span&gt;GGAK TAU DEH&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; udah berapa lama si gue sobatan ama nyang namanya rokok... lupa euy... tapi kalo nggak salah mah kayanya sejak SMP! Buset dah, berarti udah ampir 20 taun paru-paru si gue dijejelin ama udara 2-tak (maksudnya oksigen campur beribu-ribu senyawa yang ada di dalem asep roko'). Lama juga geningan ya. Si gue juga udah nggak inget lagi, kira-kira kenapa ya dulu si gue mulai ngeroko' at the first place. Eniwey, kalo diliat dari sisi kesehatan &amp; kegunaan mah emang ngeroko' itu lebih banyak ngerugiinnya kali ya. Tapi (standar neh, pembelaan diri dari kaum tertindas!) kalo diliat dari sisi lainnya ngeroko' ternyata juga bikin si gue berjasa buat negara. Lha, koq? Ya iya duong! You itung aja sama lu olang (kalo masih nggak percaya lu tanya deh toko sebelah) kalo --katakanlah-- rata-rata si gue ngeroko' 2 bungkus aja sehari (tras mi euy, jumlah ini udah di mark-down!) berarti 20 taun gue ngeroko sebanyak 365 x 20 x 2 = 14.600 bungkus! Sok sekarang kita ngitung geura ya, kalo rata-rata dari setiap bungkus si gue ngisep 10 batang aja (sisanya diminta temen, dibagiin ke satpam di kantor, ato dimakan kucing tetangga) berarti selama ini si gue ngisep paling sedikit 146.000 batang roko'! Anjrit! Koq banyak geuningan :-S...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Itung lagi ya... dulu mah harga roko' itu cuma 2000 sebungkus, sekarang 8000... gampangnya mah rata-ratain aja atuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; h&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;arg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;a sebungkusnya teh 4000 (ini mah biar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; gampang aja, da kalo diitung bener mah si gue harus minta bantuan perusahaan surveyor) ber&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;arti to&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;al &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;d&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;uit yang selama 20 taun ini gue 'bakar' sama dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;584 juta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; perak! Buset! Bisa buat beli ruma&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;h geuningan ya?? (diem-diem si g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ue ny&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;esel tau!) Eh, kembali lagi ke pokok permasyalahan... okeh, kita tau duong bahwa setiap bungkus roko' ada cukai (baca: pajak) yang kita bayar (secara nggak langsung kali ya... mudah-mudahan we emang disetorin ama perusahaan roko'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nya, bukan malah di cengli-in), bila&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nglah 40%... Berarti selama karir ngeroko' si gue bayar pajak sebesar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;233,6 juta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; perak (btw, cara ngitungnya bener ga ya? ah, hu kers la&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/udud2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/200/udud2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;h). Tuh kan... Kira-kira 10 jutaan lebih setaunnya si gue bayar pajak (walopun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; sebenernya nggak nyadar). Nah, sekarang lu olang itung lagi deh, di Indonesia ada berapa banyak peroko' kayak si gue... ah, jadi males ngitungnya juga, da pasti banyak banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, melalui mBlog ini, mewakili para peroko' (baca: pembayar pajak) se Indonesia si gue mau nyampeyin ke pemerentah, ke para demang mester yang mulia, cubalah kiranya dapat diberiken kepada kami-kami ini daripada sarana buat nyalurin &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;niat kami untuk terus membayar pajak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; (baca: ngeroko' hehe) sedemikian rupa sehingga kami tidak lagi dipersalahken sebagai penyebab daripada ketidaknyamanan pagi warganegara lainnya yang bukan pembayar pajak (baca: peroko') seperti kami-kami ini. Getoh woy. At least, tolong atuh dibikinin buat kami tempat / ruang "pelayanan pajak" di mal-mal, perkantoran-perkantoran dan sarana umum lainnya. Da kami juga sebenernya bukannya nggak bisa baca tulisan (yang biasanya GEDE-GEDE itu) "Dilarang Merokok" dsb, cuma da gimana atuh, kadang-kadang keinginan untuk "membayar pajak" itu begitu besar --lebih-lebih setelah makan besar (dan juga saat buang air besar). Jangan cuma karena kami ini kaum minoritas lalu bisa ditindas dengan semena-mena begetoh! Tempat/ruang "pelayanan pajak" itu nggak harus gede &amp; mewah koq... kami mah udah cukup puas dikasih tempat di pojokan juga (maksudnya di pojokan mal yang strategis buat cuci mata), ga usah pake kursi kulit segala koq, cukup pake AC, exhaust system yang bagus, sound system yang bagus, tata cahaya yang bagus, makanan &amp;amp; minuman yang enak (kalo bisa mah tetep murah), dan suasana yang nggak berisik. Itu aja koq, nggak berlebihan kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawepper, wi pey de tex epter ol....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112369801761637462?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112369801761637462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112369801761637462&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112369801761637462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112369801761637462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/gini-gini-si-gue-bayar-pajak-tau.html' title='(Gini-gini) si Gue bayar Pajak tau!'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112359939910568653</id><published>2005-08-09T22:56:00.000+08:00</published><updated>2005-08-11T02:22:53.440+08:00</updated><title type='text'>Malangnya Nasib Bangsaku Euy!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/HUMAN_SS26032.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/200/HUMAN_SS26032.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;S&lt;/span&gt;EBENER&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);font-size:100%;" &gt;NYA&lt;/span&gt; ini kali kedua si gue kerja di Brunei. Yang pertama dulu taun 2003. Tapi waktu yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;pertama itu si gue ga terlalu banyak dapet impresi yang jelas tentang keadaan sodara-sodara kita di sini. Di kesempatan yang kedua ini baru si gue bisa dengan cukup jelas nangkep kenyataan yang sebenernya bisa dibilang bikin hati sedih konco. Awalnya sih dari omongan sehari-hari, terus pengalaman pribadi waktu lagi nge-Net... ternyata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;orang Indonesia&lt;/span&gt; (iya, kita!) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;punya stereotype yang payah disini!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Es yu probebli nouw olredi, banyak banget sodara-sodara kita yang (mirip dengan si gue) merantau jauh ke negeri orang, ya di antaranya ke Brunei ini. Jangan salah man, kita harus bangga! Gimanapun juga itu salah satu bukti bahwa sumberdaya manusia kita dibutuhin sama masyarakat di negara-negara lain... Kita harus bangga, bahwa si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tukiyem&lt;/span&gt; (nama samaran) yang aseli Wonosobo, atau si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ningsih&lt;/span&gt; (bukan nama sebenarnya) yang aseli Garut, atau juga si &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hotman&lt;/span&gt; (nama tiruan) yang Batak tulen, ternyata udah melanglangbuana ke berbagai negara bro! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAPI &lt;/span&gt;satu hal yang sangat amat patut disayangken (huek... jadi inget jamannya orba euy, tata bahasa yang rancuh begetoh) kebanyakan (baca: mungkin hampir semua) daripada tenaga kerja tersebut diatas (hueekksss... virus orba euy!) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ternyata&lt;/span&gt; nggak dibekali dengan keterampilan yang cukup. Ini gawat teman! Si gue cukup yaqqin bahwa faktor itulah yang jadi salah satu penyebab utama dari tertindasnya tenaga kerja kita (hampir) diseluruh dunia. sering banget kan kita baca, denger (ato ngalamin sendiri?) fakta-fakta yang ngebongkar betapa kwaciannya nasib tenaga kerja kita di luar negeri (geus puguh ari di dalam negeri mah parejet).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fren, ternyata kondisi itu masih diperparah lagi dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;minimnya pengetahuan&lt;/span&gt; tentang bahasa dan kebudayaan negara tempat mereka kerja. Kacau nggak tuh? Udah mah kurang pendidikan, kurang keterampilan, eh, masih ditambah nggak bisa ngomong bahasa setempat. Jadinya ya pada pake bahasa Tarzan, aauuuoooo.... getoh. Padahal &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;katanya&lt;/span&gt; (maksudnya menurut pemerentah) mereka itu sudah  dengan keterampilan yang cukup untuk dapat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bertahan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; di tempatnya bekerja. Nah, di sini neh pangkal permasalahannya... soalnya nggak jelas yang jadi batasan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;keterampilan yang cukup untuk bertahan&lt;/span&gt; itu sebenernya kayak apa... Udah gitu, pihak perwakilan negara kita (baca: kedutaan besar) juga pada ogah ngurusin masalah-masalah TKI kaya begetoh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sampe sini, si gue yakin beberapa di antara pembaca yang budiman ada yang melengos dan menjeblehkan bibir ke si gue. Pasti pikirnya: tau apa dia tentang penderitaan TKI? Wong dia kan bukan kerja jadi PRT. Eiiitt....! Bentar woy! Semua itu ada pengaruhnya tau! Karrrrna apa? (jadi inget Om Harmoko ya?) Karena, ya itu tadi, seperti yang si gue tulis di atas... bahwa di tiap-tiap negara itu udah ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;stereoset&lt;/span&gt; eh.. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;stereotype&lt;/span&gt; tentang bangsa kita yang berlaku umum dan jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;common sense&lt;/span&gt; untuk orang-orang setempat, n biliev mi, ampir ngga ada bagus-bagusnya coy!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Contohnya, di sini (Brunei) juga ada sesuatu yang bikin orang-orang rada-rada ogah berurusan dengan bangsa kita. Kemaren si Gue akhirnya nggak ku-ku, sekalian aja sama si Gue ditanyain ke bbrp orang lokal, kira-kira si gue nanyanya gini neh:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Wot is it with u people anyway? Do you actually think Indonesians are all that bad?&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ternyata pemirsa, jawabannya mengezutkan lah... Mau tau? Ada yang bilang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;You people not good la... Always try to make advantage on us (Mr. X bin Y bin Z)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;You people ni macam suka rebut suami orang la (Ms. A bte B)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;You guys are lazy, u know? (Mr. D)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Udah, udah.... segitu aja dulu... OMG PDA (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;oh may gad plis dong ah! -red&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;Reaksi lo sekarang mirip banget sama reaksi si gue waktu itu... langsung protes! Ya ndak bisa disekompet-daunin (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sunda: arti=disamaratain&lt;/span&gt;) begetoh lah Tuan, Nyonya, Oom dan Tante. Kan nggak SEMUA orang Indonesia (kata mereka sih: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indon&lt;/span&gt;) ituh begetoh (gue ngga ngerasa lagi...). Tapi itulah sodara-sodara, ternyata sikap mereka itu memang sebab-akibat, dari pengalaman-pengalaman buruk yang pernah mereka dapet &amp; parahnya they share that experience to others, &amp;amp; we did NOT do anythng about that. So jadinya ya getoh, citra bangsa kita telanjur payah... Kacau pemirsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga someday pemerentah kita mau lebih merhatiin nasib warganya nun jauh disana, nun jauh disini, nun jauh dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112359939910568653?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112359939910568653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112359939910568653&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112359939910568653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112359939910568653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/malangnya-nasib-bangsaku-euy.html' title='Malangnya Nasib Bangsaku Euy!'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-15252016.post-112358982365272349</id><published>2005-08-09T21:10:00.000+08:00</published><updated>2005-08-11T02:24:16.226+08:00</updated><title type='text'>Ngerantau (lagi)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/1600/in_da_office.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5262/1405/200/in_da_office.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;ASAR &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;N&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102); font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;ASIB&lt;/span&gt;...&lt;/span&gt; lagi-lagi ha&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;rus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ngerantau, jauh dari lemah cai, jauh dari lembur kuring, &amp; yg paling parah mah jauh dari si &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Cinta&lt;/span&gt; :((.. Tapi da kumaha lagi atuh..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;. namanya juga usaha... hehe...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kebenerannya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kali ini mah si gue ngerantau ga jauh-jauh amat, cuma ke negara tetangga (yang sebenernya mah bisa dibilang masih di dalem negeri kali ya).. Brunei&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Darussalam... negara yang --cenah-- kaya raya, banyak opportunities, etc etc... Tapi buat si gue mah yang paling kerasa mah cuma : p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;anas e&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;njum!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Okeh lah.. da mo digiman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;a-gi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mana ge si gue udah disini atuh. Wayahna we jang! Hehe.. Eniwey, si gue kesini teh ceritanya mah kerja euy. Buat temen-temen si gue yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; tau adat-adatannya si kasep ini, pasti rada bingung (ngung...ngung..) pigimanah ceritanya sampey si gue akhirnya mau "bekerja untuk orang laen" --karena selama ini si gue emang dikenal lebih seneng jadi orang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"bebas" yang ga teriket waktu, ga teriket ruang (biarpun bukan berarti ga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;teriket komitmen &amp; tanggung jawab bo).. Jawabannya mah apalagi kalo bukan: KARENA SI &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255); font-weight: bold;"&gt;CINTA&lt;/span&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Garing ya? Yu mey sey so... eman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;g rada-rada garing juga sih kalo pendirian (bisa gitu ya dibilang pendirian?) yang seumur-umur dipegang ternyata bisa ambruk "cuma" gara-gara cinta &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(hiks..hiks...). Ah... si gue mah ga peduli ketang situ mo bilang apa juga, da yang ngerasain mah gue sendre... atauw... barangkali situ emang blom pernah ngerasain jatuh cinta setengah edan kali ya konco... Kwaci.... aaaann deh lo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya sutra lah.... intinya mah si gue ada disini teh emang untuk si &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Cinta&lt;/span&gt; (cinta... semoga kamu nggak jadi ge-er ya sayang.. hehe)... mmmm... gini aja dulu deh malem ini mah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;read more garelo and garila news at andygarna.blogspot.com&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/15252016-112358982365272349?l=andygarna.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://andygarna.blogspot.com/feeds/112358982365272349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=15252016&amp;postID=112358982365272349&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112358982365272349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/15252016/posts/default/112358982365272349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://andygarna.blogspot.com/2005/08/ngerantau-lagi.html' title='Ngerantau (lagi)'/><author><name>Kang Andy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04694703304906470977</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry></feed>
